CHAPTER 1


Seperti biasanya, hari- hari forth yang sibuk dengan aktifitas dapurnya, sang pemilik restaurant enggan beranjak dari dapur jika belum jam istirahatnya,banyak yang heran kenapa pemilik restaurant malah menjadi seorang koki. Harusnya ia duduk manis mengawasi karyawan- karyawannya saat bekerja.


Restaurant yang di kelola forth sangatlah ramai setiap harinya karena para pelayannya sangatlah sopan terhadap pelangannya, tapi bukan itu alasan utama mereka datang makan di restaurant ini,mereka penasaran dengan sang pemilik restaurant yang katanya sang koki itu ganteng dan macho.


Forth Dirgantara itu nama sang koki, berumur 26 tahun, anak kedua dari tiga bersaudara pasangan Darvid Dirgantara dan Olivia Dirgantara. Forth mempunyai kakak bernama Tae. Forth sendiri bersama kakak gak pernah akur karena sifat sang kakak sangatlah keras kepala dan egois, sekarang kakaknya kabur entah kemana, terakhir melihat sang kakak, saat Ia melihat dan mendengar pertengkaran sang kakak dan sang Ayah, karena sebuah warisan yang di tinggalkan ibunya,tapi sebenarnya maksud Ayah baik tidak memberikan warisan itu pada Tae saat  ini,karena sang Ayah belum mempercayai penuh  kemampuan Tae yang berhubungan dengan Restaurant,sang Ayah hanya takut kalau warisan itu di salah gunakan oleh Tae.


Forth juga mempunyai adik bernama Captain,sang adik sangatlah manis dia berumur 15 tahun dan masih menempuh pendidikan SMA nya,sifatnya sangatlah  berbeda saat  Ia di sekolah dan saat Ia di rumah itu berbanding seratus delapan  puluh derajat,tapi meski Ia nakal di sekolah tapi pihak keluarga belum pernah di panggil pihak sekolah karena kelakuannya.


Banyak yang menyimpulkan kalau sang  Koki sekaligus  pemilik  Restaurant itu  masih berstatus single, karena  para pelanggan belum pernah melihat sang pemilik restaurant pergi kencan.
Tapi sebenarnya Sang  koki sudah mempunyai kekasih tapi karena kesibukkan masing-masing, mereka menunda dulu acara kencannya. Kekasih dari forth ini sangaatlah cantik dan anggun, Angel Wijaya nama pujaan hati seorang Forth koki tampan nan macho itu, anak tunggal dari pengusaha yang terkenal di kota ini. Mereka sudah menjalin kasih selama 6 bulanan tapi selama itu pula Forth belum pernah berkunjung ke rumah sang kekasih maupun bertatapan muka langsung dengan orang tua sang kekasih.Forth  hanya  mengetahui  wajah  orang  tua  kekasih  hanya  dari  Media-media internet.
Sering Kali forth meminta pada sang kekasih, agar  di perbolehkan  bertemu  dengan  orang  tuanya, tapi sang  kekasih bilang kalau orang tuanya lagi ada bisnis keluar negri. Forthpun mengiyakan jawaban sang  kekasih karena Forth sendiri  gak  mau  memaksa apalagi  membuat sang kekasih marah.


Tanpa terasa jam makan siangpun tiba, forth menghentikan aktifitasnya dia pergi meninggalkan dapur dan kembali ke ruang kerja miliknya, baru beberapa menit forth duduk di kursi kebanggaannya terdengar ketukan pintu dan forth pun mempersilahkan masuk.

"Hey sayang......" Sapa seseorang yang mengetuk pintu tadi. Forthpun di bikin  heran  akan  kedatangannya  yang  tiba-tiba.

"Apa yang kamu lakuin di sini sayang??." Forth bertanya pada tamu yang datang. Tak lain ia adalah kekasih forth yang datang.

"Bertemu denganmu sayang,aku kangen banget sama kamu." ia menjawab  dengan  senyuman  yang  selalu  Forth  rindukan.

"Tidak bolehkah aku menemui kekasihku yang tampan ini??." Tanyanya pada kekasih  tampannya  itu dengan  sedikit menggoda. Forthpun  tersenyum  ketika  sang  pujaan  hati  merindukannya.

"Boleh sayang, kapanpun kamu mau, kamu bisa datang kemari, tapi tidak pas jam kamu ada kuliah." Forth menjawab dengan  santai.

"Lain kali jangan ulangi lagi tindakan seperti ini sayang, aku gak mau kamu bolos kuliah apalagi sampai nilai kamu jelek, dan juga aku gak mau kamu di marahi Ayah kamu karena masalah kayak gini." Kata forth tegas, membuat sang kekasih langsung cemberut.

"Sayang sini..." Forth memanggil sang kekasih dan memberi isyarat untuk duduk di pangkuannya.

"Aku sangat mencintaimu sayang, aku ingin melihat kamu sukses dengan nilai sempurna di setiap mata kuliah kamu, aku gak ingin hubungan kita ini menjadi penghalang, tapi aku ingin hubungan kita ini menjadi motivasimu untuk kuliah dan motivasiku untuk bekerja." Kata forth dan langsung mencium kening sang kekasih

"Sekarang kamu pergi kuliah dulu ya, lain kali jangan bolos-bolos lagi." perintah Forth, sang kekasih langsung menggelengkan kepala tanda  ia menolak  perintah forth.

"Gak mau....... Hari ini aku mau berduaan sama kamu." kata  kekasih  forth dengan  suara  yang  manjanya.

"Tapi sayang, aku gak ingin kamu kena marah Ayahmu kalau kamu ketahuan bolos." Kata forth yang  terus  membujuk  sang  kekasih  agar  dia mau  kembali  kuliah.

"Ayah pasti udah tahu kalau aku bolos Yang, kan bodyguard Ayah banyak, pasti mereka langsung melapor ke Ayah." Ucap kekasih forth dengan  santai  tanpa  rasa  takut  jika  sang Ayah marah.

"Kenapa kamu malah tenang-tenang saja kalau mengerti soal itu, jangan membuat aku khawatir sayang, kalau sayang cinta sama aku pasti kamu mau donk menuruti permintaanku." Bujuk forth pada sang kekasih

"OK aku akan kembali ke kampus.,tapi ada syaratnya." Kata kekasih forth memberi syarat  pada  forth.

"Apa syaratnya sayang?." Tanya forth

"Entar malam kita pergi kencan, gimana?." Tawarnya. Forth pun tersenyum dengan  syarat  yang  di ajukan  sang  pujaan  hati.

"OK..... Kita pergi kencan tapi sekarang kamu pergi kekampus, kuliah yang rajin jangan bolos- bolos lagi." Kata Forth langsung mencium bibir sang kekasih.

"OK OK OK kekasih tampanku." Jawabnya membuat forth mencium bibir sang kekasih dan sedikit melumatnya.

"Dasar mesum...."ucapnya dan meninggalkan ruangan forth.

Forth pun merasa lega karena sang kekasih sudah meninggalkan ruangannya hingga tanpa sadar forth melihat jam di atas meja kerjanya, menunjukkan jam waktunya aktifitas akan di mulai kembali dan forth sudah melewatkan makan siang siangnya karena kedatangan sang kekasih membuatnya sedikit Kenyang. Forth pun meninggalkan ruangannya dan pergi menuju dapur.


●0●●0●●0●●0●●0●●0●●



Beam Baramee pemuda berumur 16 tahun dan masih menempuh pendidikan di tingkat SMA. Beam salah satu Siswa yang beruntung bisa mendapatkan Beasiswa,hingga Ia bisa belajar di sekolah yang terkenal dan terfavorit di kota ini. Semua siswa yang bersekolah di sini hampir semua anak orang kaya terkecuali Beam yang ekonominya terbilang paling rendah, ya Beam anak orang kurang mampu, tapi karena Beam punya otak yang jenius maka Beam harus bisa membuktikan kalau orang miskin itu bisa bersekolah dan berpendidikan tinggi. Beam merupakan anak ke dua dari dua bersaudara lebih tepatnya Beam anak bungsu pasangan Bima Nugraha dan Denia Nugraha.

Beam mempunyai kakak bernama Tee Nugraha,jangan di tanya soal kerjaannya apa, karena hidupnya hanya di habiskan hanya untuk mabuk... Beam tidak terlalu nenyukai sifat kakaknya yang sering banget memukul Beam, walau Beam melawannya tapi tetap saja di mata orang tuanya Beam yang salah. Karena sang kakak anak kebanggaan orang tuannya, apapun yang di lakukan sang kakak pasti terkesan baik.
Beam di sekolah mempunyai banyak teman, tapi dia hanya mempunyai 1 sahabat yang sudah di anggap seperti saudara Beam sendiri. NOVAN itu nama sang sahabat, anak seorang Mafia yang terkenal sangatlah kejam. Novan sendiri di sekolah hanya mempunyai satu teman yaitu Beam, karena hanya beam yang mau menerima keadaannya sekaligus pekerjaan Ayahnya yang seorang mafia.


Seperti biasa hari-hari Beam setelah pulang sekolah, dia langsung bekerja di sebuah Cafe yang pemiliknya Ayahnya Novan. Karena permintaan Novanlah akhirnya Beam di terima kerja di Cafe tersebut. Novan memberitahu kepada Menejer Cafe agar memberlakukan Beam secara spesial bukan masalah pekerjaan yang di anggap spesial melainkan waktu, Beam bisa bekerja setelah jam pulang sekolah, kalau Beam telat datang pihak cafe di larang memarahi Beam.


Beam merasa tidak enak dengan pemberlakuan seperti itu, bisa membuat karyawan lain  iri terhadap Beam, tapi Novan tidaklah mau di bantah.Mau tidak mau Beam harus menurutinya karena Beam juga butuh uang untuk membantu sang ibu.


Saat Bel berbunyi tanda pelajaran telah berakhir dan Beam langsung membereskan alat-alat sekolahnya dan pergi meninggalkan sekolah menuju Cafe di mana Beam bekerja tanpa pamit pada sang sahabat, sahabatnya pun hanya geleng-geleng karena tingkahnya, padahal sang sahabat sudah memberikan keistimewaan waktu walau dia telat sampai Cafe.


Saat tiba di Cafe Beam buru-buru pergi ke ruang ganti, tapi ternyata suasana ruang ganti sangatlah ramai karena ssuasana juga pas jam istirahat pula, mereka yang melihat kedatangan Beam langsung menyapanya, Beam pun hanya membalasnya dengan senyuman, karena Beam buru-buru untuk mengahadap sang menejer untuk memberitahu kalau Beam sudah datang.
Setelah menghadap sang Menejer Beam pun meninggalkan ruangan dan dengan semangat Beam memulai bekerja. Suasana Cafe siang ini sangatlah ramai,gak seperti  biasanya yang  terlihat sepi, tapi kalau malam Cafe ini sangat ramai karena Cafe ini bernuasa romantis, jadi anak remaja yang lagi kasmaran banyak menghabiskan waktunya di Cafe ini.
Beam sangatlah bersyukur walaupun dia terlahir dari keluarga kurang mampu. Siapapun yang  Beam  kenal mereka sangatlah  ramah, tidak  pernah  membedakan  akan  harta dan mereka  menerima Beam apa adanya sehingga  Beam  bisa  berteman  dengan baik.


Hampir semua yang datang ke Cafe ini mengenal Beam dengan baik dan akrab. Tidak sungkan-sungkan mereka menggoda Beam, tapi Beam tidak pernah Marah dan tersinggung atas godaan mereka, Beam hanya berfikir mereka hanya bercanda untuk mengakrabkan diri ke Beam.BEAM pun hanya membalas godaan itu dengan senyuman.

💖💖💖💖💖         💖💖💖💖💖
💖                             💖               💖
💖                             💖               💖
💖💖💖💖💖           💖💖💖💖
💖                             💖               💖
💖                             💖               💖
💖                             💖               💖
💖                             💖💖💖💖💖

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Chapter 2